Inisiatif ANJ dalam Menanggapi Kenaikan Taruhan Selama Piala Dunia
Ketika malam menjelang di Paris, lampu-lampu kota mulai bersinar mengiringi semangat Piala Dunia yang kian menghangat. Bagi banyak orang, ini adalah saat untuk menikmati momen kebersamaan bersama orang-orang terdekat sambil menyaksikan pertandingan. Namun, di balik semangat itu, muncul kebiasaan taruhan yang mulai menjadi perhatian. Berdasarkan survei baru-baru ini, 41% dari penggemar Piala Dunia berencana untuk terlibat dalam aktivitas taruhan selama turnamen berlangsung.
Menanggapi situasi ini, lembaga pengawas Prancis, ANJ, memulai kampanye kesadaran pada hari Kamis untuk menyoroti risiko kecanduan yang mungkin meningkat seiring dengan tingginya aktivitas taruhan selama turnamen. Survei menunjukkan 57% responden bermaksud mengikuti Piala Dunia. Angka ini sejalan dengan data menjelang UEFA Euro 2024. Pria dan anak muda memimpin minat ini, dengan 71% pria dan 71% dari usia 18-24 tahun bermaksud mengikuti pertandingan.
Kewaspadaan Risiko
Mayoritas responden, 83%, menyadari bahwa aktivitas taruhan dapat menimbulkan risiko kecanduan. Sebanyak 19% dari mereka juga mengetahui seseorang yang kehilangan kendali atas perjudian mereka. Di kalangan petaruh aktif, 37% merasa kehilangan kontrol dalam satu tahun terakhir, angka ini bahkan mencapai 67% di kalangan usia 18-24 tahun.
Kampanye Kesadaran Kreatif ANJ
Dimulai seminggu sebelum turnamen, ANJ merilis kampanye pencegahan bersama LIBRE. Kampanye ini mengubah spanduk hukum kuning dalam iklan perjudian menjadi visual "zona risiko" yang menarik perhatian. Iklan menampilkan instalasi yang menggambarkan tahap-tahap kecanduan judi – kerugian, pemulihan taruhan, tanda-tanda agitasi, dan penarikan diri dalam ruang publik.
Isabelle Falque-Pierrotin, presiden ANJ, menekankan bahwa Piala Dunia mendatang menghadirkan risiko dengan meningkatnya taruhan dan iklan, serta makin banyaknya penjudi dengan masalah yang signifikan.