Friday, July 10, 2026
Prediksi Moody’s: Pendapatan Gaming Asia Tumbuh 6% dalam 18 Bulan
Finansial

Prediksi Moody’s: Pendapatan Gaming Asia Tumbuh 6% dalam 18 Bulan

· 2 mnt baca

Pengantar

Badan pemeringkat internasional, Moody's, telah menerbitkan analisis yang memprediksi kenaikan gross gaming revenue (GGR) di kawasan Asia antara 5% hingga 6% dalam 18 bulan mendatang. Meski demikian, pertumbuhan ini diproyeksi bervariasi antara satu pasar dengan pasar lainnya.

Pandangan Moody’s tentang Pertumbuhan GGR

Dampak Harga Energi terhadap Pendapatan Menurut Moody's, peningkatan pendapatan industri gaming di Asia akan terpengaruh oleh reaksi konsumen terhadap perubahan harga bahan bakar. Hal ini menekankan pentingnya faktor-faktor eksternal bagi daya beli di masing-masing wilayah.

Macau: Pusat Pertumbuhan Utama di Kawasan

Macau diprediksi akan menjadi pusat pertumbuhan dalam region tersebut, dengan manfaat dari kedekatannya dengan China. Turis dari China cenderung memilih perjalanan lokal, yang diharapkan akan menggenjot GGR di Macau sebesar 6% selama beberapa tahun ke depan, dengan target mencapai 90% dari tingkat pra-pandemi pada tahun 2026 dan sekitar 90-95% pada tahun berikutnya.

Hambatan di Asia Tenggara

Di Asia Tenggara, operator gaming menghadapi kendala akibat tingginya harga energi, terutama karena ketergantungan pada perjalanan udara untuk wisatawan. Moody's memperkirakan pertumbuhan GGR satu digit di kawasan ini hingga tahun 2027.

Perbandingan Antara Macau dan Asia Tenggara

Moody's menyoroti perbedaan dalam pola perjalanan dan basis konsumen antara Macau dan Asia Tenggara. Ketergantungan lebih rendah pada bahan bakar membuat Macau lebih tahan terhadap perubahan harga dibandingkan Asia Tenggara.

Pandangan terhadap Operator di Luar Macau

Genting Bhd di Malaysia Genting Bhd Malaysia diproyeksikan melihat kenaikan moderat dalam EBITDA, yang diantisipasi meningkat dari MYR8.2 miliar menjadi sekitar MYR8.9 hingga MYR10.0 miliar pada tahun 2025, berkat kasino baru di New York City.

Dinamika Pasar Malaysia dan Singapura Operasi di Malaysia, khususnya di Resorts World Genting, diperkirakan akan stabil meski beban operasional meningkat. Sementara itu, Genting Singapore Ltd, pemilik Resorts World Sentosa, mungkin menghadapi penurunan keuntungan sekitar 5% pada 2026 karena persaingan yang ketat.

Penutup

Prediksi Moody’s menggarisbawahi harapan positif terhadap pertumbuhan pendapatan gaming di Asia, terutama di Macau, meskipun ada tantangan seperti perubahan harga bahan bakar. Meski menghadapi tekanan, operator di Asia Tenggara diharapkan tetap mencapai pertumbuhan.