Sunday, August 9, 2026
Proposal Escudero: Aturan Ketat untuk Iklan Judi dan Dukungan Selebriti di Filipina
Iklan

Proposal Escudero: Aturan Ketat untuk Iklan Judi dan Dukungan Selebriti di Filipina

· 2 mnt baca

Senator Francis Escudero dari Filipina telah memperkenalkan rancangan legislasi yang bertujuan untuk menghalangi semua jenis iklan serta dukungan dari selebriti yang berhubungan dengan aktivitas perjudian. Rancangan Undang-Undang ini, yang diberi nomor Senate Bill 2347, menargetkan larangan penyiaran iklan perjudian di media seperti televisi, radio, cetak, online, dan platform media sosial. Langkah ini diambil sebagai tanggapan terhadap meningkatnya kampanye promosi judi yang semakin luas dan beragam di masyarakat.

Menilik Aturan di Industri Tembakau

Escudero mengungkapkan bahwa regulasi serupa sudah ada dalam industri tembakau sejak 2003, dan ia berpendapat bahwa perjudian harus dikendalikan dengan cara yang setara untuk melindungi terutama kaum muda dari bahaya iklan perjudian. Dia menyatakan pentingnya mengatur sektor tersebut seperti yang dilakukan pada tembakau dua dekade sebelumnya. Walaupun mengakui nilai ekonomi dari sektor ini, dengan pendapatan mencapai P396.13 miliar pada Tahun Anggaran 2025, Escudero mengkhawatirkan efek buruk dari iklan perjudian terhadap kesehatan mental, fisik, dan kesejahteraan sosioekonomi masyarakat.

Kerangka Hukum yang Lebih Ketat

Usulan peraturan ini juga ingin menerapkan sirkular regulasi sukarela yang baru-baru ini dikeluarkan oleh Dewan Standar Periklanan yang melarang pemakaian citra perjudian. Escudero menekankan bahwa kerangka hukum nasional diperlukan untuk menjamin pelaksanaan yang konsisten dan mencegah terjadinya celah dalam aturan.

Masa Persiapan dan Hukuman

Jika disetujui, undang-undang ini akan memberi waktu satu tahun bagi para pengiklan untuk membersihkan materi promosi yang sudah terlanjur beredar. Setelah itu, kepatuhan akan diawasi dengan penerapan sanksi yang semakin berat berdasarkan frekuensi pelanggaran. Pelanggaran pertama dapat dikenai denda hingga P200,000 dan hukuman penjara hingga satu tahun. Pelanggaran kedua akan dikenakan denda sampai P300,000 dan hukuman penjara hingga dua tahun, dan pelanggaran ketiga bisa menyebabkan denda sebesar P500,000, hukuman penjara hingga tiga tahun, serta pencabutan izin usaha. Untuk warga negara asing yang melanggar aturan ini, sanksinya adalah deportasi. Escudero menyatakan bahwa hukuman tersebut dimaksudkan untuk mencegah tindakan yang membahayakan kesejahteraan publik.

Pentingnya Kepentingan Publik dan Pendidikan

Tujuan utama dari pembatasan ini, menurut senator tersebut, adalah untuk mendorong tanggung jawab dalam sektor perjudian, melindungi anak-anak dan individu rentan, mempromosikan keputusan konsumen yang bijaksana, dan memastikan bahwa kepentingan publik terjaga. Undang-undang ini juga mengusulkan kampanye pendidikan yang disponsori pemerintah mengenai perjudian yang bertanggung jawab dan dukungan mental bagi penjudi.

Pengajuan Undang-Undang ini menyoroti perhatian legislatif terhadap iklan perjudian, dengan pembatasan yang diusulkan meliputi tidak hanya promosi komersial tetapi juga penggunaan tokoh publik dan selebriti dalam strategi pemasaran. Langkah ini diharapkan bisa mengubah cara industri perjudian beroperasi di Filipina.